Lokasi
Lembah Hijau Rumbia yang berada di dataran tinggi kabupaten Jeneponto berjarak kurang lebih 27 kilometer dari
Oase Turatea di pusat kota jeneponto dan merupakan
check point bagi
traveller yang hendak menuju lokasi wisata alam ini.
Beberapa pengujung dari luar Sulawesi Selatan memulai perjalanan wisata dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Dari titik ini, Traveller dapat memilih beberapa fasilitas transportasi yang ada di bandara, biasanya para agen travel menunggu di pintu kedatangan dan menawarkan jasanya. Traveller dapat memilih jasa travel mana yang bisa di gunakan, tentunya pilihan jasa sebijak mungkin untuk kenyamanan, keamanan, serta sisi ekonomis traveller itu sendiri.
Bagi pengguna jasa Travel bandara, bisa langsung menuju check point di Oase Turatea di pusat kota Jeneponto untuk beristirahat sejenak, dan melanjutka perjalanan di lokasi wisata.
Bagi Traveller yang ingin menikmati riuh kota makassar, dapat menggunakan fasilitas ojek bandara menuju terminal Mallengkeri, kemudian menggunakan jasa travel yang tersedia di terminal. Perlu di ketahui bahwa travel di terminal Mallengkeri beroperasi hingga pukul 21:00 WITA, maka traveller yang tiba melewati jam tersebut hanya memiliki pilihan menggunakan jasa travel bandara langsung ke check point atau menghibungi kolega di sekitar Bandara.
Perjalanan yang dilalui menuju check point ditempuh denga kisaran waktu 2 jam. Dan melalui 2 kabupaten Gowa dan Takalar. Di dua kabupaten ini terdapat beberapa tempat kuliner yang menarik seperti jajanan Putu Cangkir di Kabupaten Gowa dan jagung rebus di Kabupaten Takalar.
Perjalanan tersebut akan mengantar ke Oase Turatea di pusat kota jeneponto, sebuah rumah bambu dengan taman yang asri serta amphi teater, sayang untuk di lewatkan.
Perjalanan akan di lanjutkan ke lokasi wisata alam Lembah Hijau Rumbia, yang memakan waktu sekitar 1 jam perjalan, dan Traveller akan sampai di area sejuk jeneponto yang merupakan lokasi wisata alam.